APINDO Bahas Ketahanan Ekonomi di Tengah Fragmentasi Global
Makassar, SakoIndonesia.asia – Ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor dan daerah di Indonesia memadati Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) ke-XXXV di Kota Makassar, Senin (3/8/2026).
Mengusung tema “Ketahanan Ekonomi Nasional Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global”, forum yang berlangsung di Hotel Claro Makassar itu menjadi ajang konsolidasi pengusaha dalam merumuskan strategi menghadapi tantangan ekonomi global.
Salah satu peserta yang turut hadir adalah Zulkifli Thahir, S.E., M.AP, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, yang mewakili asosiasi pengusaha media.
Menurut Zulkifli, Rakerkonas APINDO merupakan forum strategis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarpelaku usaha dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global.
”Pertemuan seperti ini sangat penting karena menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global,” ujarnya.
Ia berharap Rakerkonas APINDO tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah nyata yang berdampak positif terhadap penguatan dunia usaha di Indonesia.
”Hasil forum ini diharapkan melahirkan berbagai terobosan yang dapat memperkuat daya saing pelaku usaha, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha di daerah,” katanya.
Rangkaian kegiatan Rakerkonas APINDO XXXV sendiri diawali dengan kuliah umum bersama mahasiswa di Universitas Hasanuddin pada hari yang sama, sebelum puncak acara pembukaan resmi digelar pada Selasa (4/8/2026).
Zulkifli juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi pengusaha, asosiasi badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional.



Menurutnya, industri media sebagai bagian dari ekosistem usaha memiliki peran strategis dalam mendukung iklim investasi yang sehat melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif.
”Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Dunia usaha membutuhkan ekosistem yang saling mendukung, termasuk peran media sebagai mitra strategis dalam membangun optimisme, menyebarluaskan informasi, dan mengawal pembangunan ekonomi,” pungkasnya.
Forum yang berlangsung selama tiga hari di Makassar itu turut menghadirkan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Agenda juga mencakup Business Investment Forum dan Expo yang mempertemukan potensi daerah dengan investor nasional dan global.(red)










