NGONSEP Historia Tangsel Bahas Daya Saing UMKM dan Koperasi Menuju Pasar Global

NGONSEP Historia Tangsel Bahas Daya Saing UMKM dan Koperasi Menuju Pasar Global

Tangerang Selatan , Sakoindonesia.asia – Historia Tangerang Selatan menggelar kegiatan NGONSEP (Ngobrol Santai Seni Budaya) bertema “Memperkuat Daya Saing UMKM dan Koperasi Menuju Pasar Global” di Tambi Historia, Tangerang Selatan, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk membahas penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program HISTORIA THE SERIES Part 23 tersebut menghadirkan Bachtiar Priyambodo, S.STP., M.Si., sebagai narasumber utama. Pembahasan mencakup peningkatan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi pemasaran, legalitas usaha, serta penguatan kelembagaan koperasi agar lebih profesional dan mampu memperluas jangkauan pasar.

Acara dihadiri pengurus Pokdarkamtibmas Resor Tangerang Selatan, para penggiat UMKM, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan koperasi dan ekonomi kerakyatan.

Ketua Yayasan Historia Tangerang Selatan, Agam Pamungkas Lubah, menekankan pentingnya hubungan antara stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Lingkungan yang aman dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan ekonominya.

Melalui NGONSEP, Historia berupaya menghadirkan ruang diskusi yang menghubungkan seni budaya, keamanan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi dalam suasana santai sekaligus produktif.

UMKM Perlu Pembinaan dan Akses Pasar

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, antara lain akses permodalan, kualitas kemasan, sertifikasi halal, pemasaran digital, dan peluang menembus pasar ekspor.

Berbagai tantangan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Selain akses pembiayaan, pelaku usaha memerlukan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi persyaratan legalitas, memperkuat manajemen bisnis, dan membangun jaringan pemasaran.

Kesiapan memasuki pasar global juga menuntut pelaku usaha memahami standar produk dan kebutuhan konsumen di pasar tujuan. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM berkembang secara kompetitif.

Koperasi Award dan UMKM Preneurship Jadi Agenda Pengembangan

Sejalan dengan pembahasan tersebut, persiapan Koperasi Award dan pembinaan UMKM Preneurship di Tangerang Selatan menjadi agenda yang perlu mendapat perhatian dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Koperasi Award diharapkan dapat menjadi sarana apresiasi sekaligus evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola, transparansi, inovasi, dan pelayanan koperasi kepada anggotanya.

Sementara itu, pembinaan UMKM Preneurship dapat diarahkan untuk memperkuat kemampuan kewirausahaan, pengelolaan usaha, pengembangan produk, pemanfaatan teknologi digital, dan perluasan jaringan pemasaran.

Pelaksanaan kedua agenda tersebut membutuhkan perencanaan yang matang dan dukungan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan oleh koperasi maupun pelaku UMKM. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, lembaga pendamping, dan pelaku usaha juga diperlukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Ketua Litbang Historia Tangerang Selatan, Rahmat Hidayat, menyoroti tiga hal penting dalam upaya memperkuat daya saing UMKM dan koperasi, yakni peningkatan kapasitas pelaku usaha, profesionalisme pengelolaan koperasi, serta keberlanjutan program pembinaan.

Pertama, mendorong UMKM naik kelas.

Peningkatan daya saing UMKM perlu dimulai dari kualitas produk, kemasan, legalitas, standardisasi, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha juga diperlukan agar mereka mampu memperluas jangkauan pemasaran dan mempersiapkan produk untuk memasuki pasar yang lebih luas.

Kedua, memperkuat profesionalisme koperasi.

Koperasi perlu dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan anggota. Persiapan Koperasi Award dapat menjadi momentum untuk mendorong evaluasi kinerja, meningkatkan kualitas pengelolaan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.

Ketiga, memastikan pembinaan berjalan berkelanjutan.

Pembinaan UMKM Preneurship perlu diarahkan pada pendampingan yang tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi juga mencakup pengembangan produk, pengelolaan bisnis, pemasaran, dan perluasan jejaring usaha. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM dan memiliki hasil yang dapat dievaluasi.

Dalam konteks tersebut, Litbang Historia Tangsel mendukung penguatan UMKM dan koperasi melalui pendekatan kolaboratif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Peran komunitas dan lembaga masyarakat diharapkan dapat melengkapi upaya pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem usaha yang lebih kuat.

NGONSEP Dorong Kolaborasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Melalui program HISTORIA THE SERIES yang rutin digelar di Tambi Historia, Tangerang Selatan, Historia berharap dapat terus menghadirkan ruang dialog bagi masyarakat untuk membahas persoalan seni budaya, keamanan, dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan NGONSEP diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara komunitas, pemerintah, koperasi, serta pelaku UMKM. Pertukaran gagasan dalam forum tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penguatan UMKM dan koperasi membutuhkan konsistensi pembinaan, tata kelola yang baik, serta kolaborasi berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha di Tangerang Selatan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, memperluas akses pemasaran, dan memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

HISTORIA TANGERANG SELATAN

Ruang Kolaborasi Seni Budaya, Keamanan Masyarakat, dan Pemberdayaan Ekonomi.

Penulis: tim redaksi Editor: Redaksi

Bagikan Berita Ini

Dukung jurnalisme yang akurat, independen, dan terpercaya bersama Sakaindonesia.asia.

Redaksi Sakoindonesia.asia
Redaksi Sakoindonesia.asia
Articles: 36

Artikel Populer